Senin, 19 Maret 2018

Rahasia hati

يقول الإمام إبن القيم – رحمه الله : إن في القلب شعث : لا يلمه إلا الإقبال على الله، وعليه وحشة: لا يزيلها إلا الأنس به في خلوته، وفيه حزن : لا يذهبه إلا السرور بمعرفته وصدق معاملته، وفيه قلق: لا يسكنه إلا الاجتماع عليه والفرار منه إليه، وفيه نيران حسرات : لا يطفئها إلا الرضا بأمره ونهيه وقضائه ومعانقة الصبر على ذلك إلى وقت لقائه ، وفيه طلب شديد: لا يقف دون أن يكون هو وحده المطلوب ، وفيه فاقة: لا يسدها الا محبته ودوام ذكره والاخلاص له، ولو أعطى الدنيا وما فيها لم تسد تلك الفاقة أبدا!!”


Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,

- Di dalam hati, terdapat sobekan yang tidak bisa dijahit kecuali dengan hanya menghadap penuh kepada Allah SWT.

- Di dalam hati,  juga ada sebuah keterasingan yang tak mampu diobati kecuali dengan menyendiri bersama Allah.

- Di dalam hati, juga ada sebuah kesedihan yang tidak akan mampu diseka kecuali oleh kebahagiaan yang tumbuh karena mengenal Allah dan ketulusan berinteraksi dengan-Nya.

- Di dalam hati, juga terdapat sebuah kegelisahan yang tidak mampu ditenangkan kecuali dengan berhimpun karena Allah dan pergi meninggalkan kegelisahan itu menuju Allah.

- Di dalam hati, juga terdapat gejolak api yang tidak mampu dipadamkan kecuali oleh keridhaan akan perintah, larangan, dan keputusan Allah, yang diiringi dengan ketabahan dan kesabaran sampai tiba saat perjumpaan dengan-Nya.

- Di dalam hati,  juga terdapat permintaan yang begitu besar, yang takkan bisa dihentikan kecuali dengan hanya memintanya kepada Allah saja.

- Di dalam hati juga terdapat kepapaan yang takkan bisa dipenuhi kecuali oleh rasa cinta kepada Allah, senantiasa berdzikir, dan ikhlash kepada-Nya. Meski seluruh isi dunia ini diberikan, juga takkan bisa menutupi kepapaan itu selamanya.

Tidak ada komentar: